GEREJA KEMAH INJIL (KINGMI) PAPUA Akte Notaris Nomor 37 Tanggal 20 Juli 1973 Surat Keterangan Telah Terdaftar dari Dep Agama R.I.No. E/VII/62/424/73 BADAN PENGURUS JEMAAT IMANUEL KLASIS NABIRE Alamat: Jalan,Imam bonjol No.03 Po .Box, Kotak Pos 98811 Kelurahan Morgo |
SEJARAH SINGKAT
1. Sekilas sejarah singkat Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua (GKIP) Jemaat Imanuel kampung bouw, Klasis Nabire pada tahun 1977, Kelompok Ibadah Keluarga Rayon Kota Lama, dijadikan Ibadah pos penginjilan di kampung bouw, dengan Gembalanya Frans Youw yang sekarang beranggota beragama Islam. Pada waktu itu anggota jemaat nya berasal dari Jemaat Induk Maranatha karang tumartis nabire
Anggota jemaat yang berpindah dari jemaat induk Maranatha adalah keluarga sebagai berikut : Fans Youw sebagai Gembala pertama, dengan anggota-anggota keluarga, Piter Muyapa, Yahya Mote, Yosia Giyai, Simon Kudiai, Timotius Mote, Barnabas Boma,Manis Yogi,Piter Agapa purnawirawan POLRI, Moses Agapa,Yunus Mote, Simon Bunai dan keluarga Pilemon Douw.
Jemaat berpindah sejalan dengan membukanya sekolah minggu, dan Pemuda. karena berdasarkan program perencanaan Gereja dari induknya. Keadaan bangunan beratap daun bobo.
Pada tahun 1978. Ferans Youw. membentuk badan persekutuan Pemuda dan anggota Jemaat memilih Martinus Pakage sebagai ketua Pemuda pertama. Setela itu Bpk Gembala Ferans Youw. berpindah dari Agama Kristen ke Agama Islam. Pada tahun 1978 diganti dengan Pendeta Lukas Edowai sebagai Gembala Sidang Jemaat Imanuel yang kedua dan menjabat selama 3 tiga tahun yaitu dari tahun 1978 sampai dengan tahun 1981. setelah itu Pendeta Lukas Edowai kembali ke kampung halamannya karena anak-anaknya sakit dan pada tahun 1982 diganti dengan Pendeta Daud Iyai. dan Badan Persekutuan Pemuda Jemaat Imanuel juga diganti /dipilih. Berdasarkan suara banyak maka yang terpilih Wilem Youw, sebagai ketua Pemuda kedua. dan Badan Persekutuan Pemuda Jemaat Imanuel juga diganti /dipilih. Berdasarkan suara banyak maka yang terpilih Paulus Kotouki, sebagai ketua Pemuda ketiga. Setela itu Bpk Gembala Daud Iyai. menjabat sebagai Gembala sidang Jemaat Imanuel selama 9 sembilan tahun mulai tahun 1982 sampai dengan tahun 1991. dan pada tahun 1992 itu juga masa jabatan Badan Klasis berakhir dan konfrensi berlangsung untuk pemilihan, namun Bpk Pdt Daud Iyai terpilih menjadi Ketua Klasis Kabupaten Nabire. setela itu jemaat imanuel selama 3 tiga bulan tidak ada Gembala yang melayani,
Pada tahun 1992 dengan lowongan tempat pelayanan pada jemaat imanuel maka Badan Majelis dan anggota jemaat mengambil suatu keputusan untuk memberikan surat panggilan pelayanan kepada Bapak Pendeta Yance Mote, yang sedang melayani di jemaat Kepas Kapo Klasis Weyadide kelompok Yosua di kabupaten paniai enarotali. Berdasarkan surat panggilan dari jemaat Imanuel tersebut maka Pdt Yance Mote bersedia untuk Pindah tugas ke klasis Nabire, dan Jemaat Imanuel memberikan dana untuk membiayai perjalanan dengan keluarganya dari paniai ke nabire. dan Pdt Yance Mote, dan Badan Persekutuan Pemuda Jemaat Imanuel juga diganti /dipilih. Berdasarkan suara banyak maka yang terpilih Wilem Youw, sebagai ketua Pemuda kedua. Setela itu Pdt Yance Mote melayani jemaat imanuel dari tahun 1992 sampai dengan Pada tahun 1995, namun, karena hidup tidak dapat memadai keluarga sehingga dapat berpindah alamat ke Gereja Maranatha Nabire tanpa alasan / izin kepada jemaat imanuel,
Pada tahun 1996 selama 1 satu bulan Jemaat Imanuel tidak ada Gembala yang melayani, maka rapat badan Majelis dan Anggota Jemaat Imanuel dalam rapat tersebut ditetapkan untuk pengisian lowongan yang ditinggalkan oleh Pdt Yance Mote ,dapat diisi oleh Pendeta yang siap melayani Kristus diladang nya yaitu Pdt Thomas Degei. Ia melayani di jemaat selama 1 satu tahun yaitu 1996 sampai dengan 1997 dan pada tahun 1997 itu juga masa jabatan Badan Klasis berakhir dan konfrensi berlangsung untuk pemilihan, namun Bpk Pdt Thomas Degei terpilih menjadi Ketua Klasis Kabupaten Nabire.
Pada tahun 1997 dengan lowongan tempat pelayanan pada jemaat imanuel maka Badan Majelis dan anggota jemaat mengambil suatu keputusan untuk memberikan surat panggilan pelayanan kepada kedua Pendeta (Pdt Marten Pigai, dan Gembala Yahya Tenouye ) Pdt Marten Pigai yang sedang melayani tugas sebagai Ketua Klasis Tigi Barat di kabupaten paniai. Berdasarkan surat panggilan dari jemaat Imanuel tersebut maka Pdt Marten Pigai bersedia untuk Pindah tugas ke klasis Nabire, dan Jemaat Imanuel memberikan dana untuk membiayai perjalanan dengan keluarganya dari paniai ke nabire. dan Bapak Gembala Yahya Tenouye yang sedang tugas melayani di jemaat samabusa, bersedia untuk Pindah tugas ke Jemaat Imanuel maka jemaat memberikan dana untuk membiayai perjalanan dengan keluarganya. dan Pdt Marten Pigai dan Gembala Yahya Tenouye melayani jemaat imanuel dari tahun 1998 sampai dengan tahun 2002.
Dan pada tahun 2002 itu juga masa jabatan Badan Klasis berakir dan konfrensi berlangsung untuk pemilihan, namun Bpk Pdt Marten Pigai terpilih menjadi Ketua Klasis Kabupaten Nabire
Pada tahun 2002 dengan lowongan tempat pelayanan pada jemaat imanuel maka Badan Majelis dan anggota jemaat mengambil suatu keputusan untuk pemilihan Pendeta dan Gembala jemaat mencalonkan ada 3 tiga orang pendeta dan 2 dua orang Gembala maka yang terpilih Bpk Pdt Yahya Tenouye dan Bpk Gembala Barnabas Boma sampai saat ini sedang melayani di Jemaat Imanuel
Pelayanan pada Jemaat Imanuel silih berganti namun jemaat dapat bertambah terus baik melalui penambahan jemaat maupun secara pertumbuhan rohani, sehingga, secara khusus peneliti meneliti bagaimana keadaan pertumbuhan rohani anak yang relevan pada jemaat Imanuel pada tahun 2009 – 2010.
Sejak terpisahnya Kelompok Pelayanan Kebaktian Keluarga Kota Lama dari Jemaat Induk Maranatha sampai menjadi Jemaat Imanuel hingga saat ini. adapun yang pernah menduduki jabatan Pendeta & Gembala / Pelayanan dalam jemaat imanuel adalah sebagai berikut :
Anggota jemaat yang berpindah dari jemaat induk Maranatha adalah keluarga sebagai berikut : Fans Youw sebagai Gembala pertama, dengan anggota-anggota keluarga, Piter Muyapa, Yahya Mote, Yosia Giyai, Simon Kudiai, Timotius Mote, Barnabas Boma,Manis Yogi,Piter Agapa purnawirawan POLRI, Moses Agapa,Yunus Mote, Simon Bunai dan keluarga Pilemon Douw.
Jemaat berpindah sejalan dengan membukanya sekolah minggu, dan Pemuda. karena berdasarkan program perencanaan Gereja dari induknya. Keadaan bangunan beratap daun bobo.
Pada tahun 1978. Ferans Youw. membentuk badan persekutuan Pemuda dan anggota Jemaat memilih Martinus Pakage sebagai ketua Pemuda pertama. Setela itu Bpk Gembala Ferans Youw. berpindah dari Agama Kristen ke Agama Islam. Pada tahun 1978 diganti dengan Pendeta Lukas Edowai sebagai Gembala Sidang Jemaat Imanuel yang kedua dan menjabat selama 3 tiga tahun yaitu dari tahun 1978 sampai dengan tahun 1981. setelah itu Pendeta Lukas Edowai kembali ke kampung halamannya karena anak-anaknya sakit dan pada tahun 1982 diganti dengan Pendeta Daud Iyai. dan Badan Persekutuan Pemuda Jemaat Imanuel juga diganti /dipilih. Berdasarkan suara banyak maka yang terpilih Wilem Youw, sebagai ketua Pemuda kedua. dan Badan Persekutuan Pemuda Jemaat Imanuel juga diganti /dipilih. Berdasarkan suara banyak maka yang terpilih Paulus Kotouki, sebagai ketua Pemuda ketiga. Setela itu Bpk Gembala Daud Iyai. menjabat sebagai Gembala sidang Jemaat Imanuel selama 9 sembilan tahun mulai tahun 1982 sampai dengan tahun 1991. dan pada tahun 1992 itu juga masa jabatan Badan Klasis berakhir dan konfrensi berlangsung untuk pemilihan, namun Bpk Pdt Daud Iyai terpilih menjadi Ketua Klasis Kabupaten Nabire. setela itu jemaat imanuel selama 3 tiga bulan tidak ada Gembala yang melayani,
Pada tahun 1992 dengan lowongan tempat pelayanan pada jemaat imanuel maka Badan Majelis dan anggota jemaat mengambil suatu keputusan untuk memberikan surat panggilan pelayanan kepada Bapak Pendeta Yance Mote, yang sedang melayani di jemaat Kepas Kapo Klasis Weyadide kelompok Yosua di kabupaten paniai enarotali. Berdasarkan surat panggilan dari jemaat Imanuel tersebut maka Pdt Yance Mote bersedia untuk Pindah tugas ke klasis Nabire, dan Jemaat Imanuel memberikan dana untuk membiayai perjalanan dengan keluarganya dari paniai ke nabire. dan Pdt Yance Mote, dan Badan Persekutuan Pemuda Jemaat Imanuel juga diganti /dipilih. Berdasarkan suara banyak maka yang terpilih Wilem Youw, sebagai ketua Pemuda kedua. Setela itu Pdt Yance Mote melayani jemaat imanuel dari tahun 1992 sampai dengan Pada tahun 1995, namun, karena hidup tidak dapat memadai keluarga sehingga dapat berpindah alamat ke Gereja Maranatha Nabire tanpa alasan / izin kepada jemaat imanuel,
Pada tahun 1996 selama 1 satu bulan Jemaat Imanuel tidak ada Gembala yang melayani, maka rapat badan Majelis dan Anggota Jemaat Imanuel dalam rapat tersebut ditetapkan untuk pengisian lowongan yang ditinggalkan oleh Pdt Yance Mote ,dapat diisi oleh Pendeta yang siap melayani Kristus diladang nya yaitu Pdt Thomas Degei. Ia melayani di jemaat selama 1 satu tahun yaitu 1996 sampai dengan 1997 dan pada tahun 1997 itu juga masa jabatan Badan Klasis berakhir dan konfrensi berlangsung untuk pemilihan, namun Bpk Pdt Thomas Degei terpilih menjadi Ketua Klasis Kabupaten Nabire.
Pada tahun 1997 dengan lowongan tempat pelayanan pada jemaat imanuel maka Badan Majelis dan anggota jemaat mengambil suatu keputusan untuk memberikan surat panggilan pelayanan kepada kedua Pendeta (Pdt Marten Pigai, dan Gembala Yahya Tenouye ) Pdt Marten Pigai yang sedang melayani tugas sebagai Ketua Klasis Tigi Barat di kabupaten paniai. Berdasarkan surat panggilan dari jemaat Imanuel tersebut maka Pdt Marten Pigai bersedia untuk Pindah tugas ke klasis Nabire, dan Jemaat Imanuel memberikan dana untuk membiayai perjalanan dengan keluarganya dari paniai ke nabire. dan Bapak Gembala Yahya Tenouye yang sedang tugas melayani di jemaat samabusa, bersedia untuk Pindah tugas ke Jemaat Imanuel maka jemaat memberikan dana untuk membiayai perjalanan dengan keluarganya. dan Pdt Marten Pigai dan Gembala Yahya Tenouye melayani jemaat imanuel dari tahun 1998 sampai dengan tahun 2002.
Dan pada tahun 2002 itu juga masa jabatan Badan Klasis berakir dan konfrensi berlangsung untuk pemilihan, namun Bpk Pdt Marten Pigai terpilih menjadi Ketua Klasis Kabupaten Nabire
Pada tahun 2002 dengan lowongan tempat pelayanan pada jemaat imanuel maka Badan Majelis dan anggota jemaat mengambil suatu keputusan untuk pemilihan Pendeta dan Gembala jemaat mencalonkan ada 3 tiga orang pendeta dan 2 dua orang Gembala maka yang terpilih Bpk Pdt Yahya Tenouye dan Bpk Gembala Barnabas Boma sampai saat ini sedang melayani di Jemaat Imanuel
Pelayanan pada Jemaat Imanuel silih berganti namun jemaat dapat bertambah terus baik melalui penambahan jemaat maupun secara pertumbuhan rohani, sehingga, secara khusus peneliti meneliti bagaimana keadaan pertumbuhan rohani anak yang relevan pada jemaat Imanuel pada tahun 2009 – 2010.
Sejak terpisahnya Kelompok Pelayanan Kebaktian Keluarga Kota Lama dari Jemaat Induk Maranatha sampai menjadi Jemaat Imanuel hingga saat ini. adapun yang pernah menduduki jabatan Pendeta & Gembala / Pelayanan dalam jemaat imanuel adalah sebagai berikut :
1. | Pelayanan Secara Kelompok/Rayon | Periode | 1975 - 1976 |
2 | Gembala Frans Youw | Periode | 1977 – 1978 |
3 | Pendeta Lukas Edowai | Periode | 1978 – 1981 |
4 | Pendeta Daud Iyai | Periode | 1982 – 1991 |
5 | Pendeta Yance Mote | Periode | 1992 – 1995 |
6 | Pendeta Thomas Degei | Periode | 1996 – 1997 |
7 | Pendeta Marten Pigai & Gembala Yahya Tenouye | Periode | 1998 – 2002 |
8 | Pendeta Yahya Tenouye & Pendeta Barnabas Boma | Periode | 2003 –sekarang |
1. Dalam kurung waktu 33 Tahun (1975 – 2009 ) Pelayanan di Jemaat Dari (Kelompok Pelayanan Kebaktian Keluarga Kota Lama,dulu) telah dipimpin dan dilayani oleh 9 pelayan / Pendeta & Gembala.
Dari 9 Pendeta / Gembala tersebut tentunya semua memiliki komitmen untuk melayani Jemaat dalam rangka mencari jiwa yang hilang untuk mendapatkan keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus. terlepas dari segala kekurangan sebagai kodrat dari setiap manusia dan bukan maksud membandingkan pelayanan dari setiap Gembala / Pelayanan yang pernah melayani di jemaat imanuel tetapi malahan untuk mengetahui sejarah pelayanan dalam jemaat imanuel, maka uraian dibawah ini hanya sekedar memberikan sedikit Gambaran tentang sejarah dan pelayanan kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap pemimpin / Gembala Sidang pada masa periodenya adalah sebagai berikut :
Kelompok Kebaktian Keluarga / Rayon Kota Lama Pelayanan Cabang dari Gereja Induk Maranatha : Ev Frans Youw, di Bantu dengan kedua Pabri Polisi artinya Polisi Pelayan Bpk Barnabas Boma dan Bpk Yosia Giyai Tahun 1975 – 1976
Ketiga beliau adalah pelayan pertama di jemaat imanuel pada waktu itu status Gereja disebut sebagai Kelompok Pelayanan Kebaktian Keluarga Rayon Kota Lama Cabang dari Gereja Induk Maranatha, Sebagai Pelayanan suatu kelompok Ibadah yang baru di buka tentu banyak menghadapi tantangan dan kendala dalam pelayanan yang direntesnya karena terbatasnya pula sarana dan prasarana serta personil / anggotanya, tetapi mereka melayani dengan jiwa yang besar selama menjalankan tugas pelayanan dalam kelompok kebaktian keluarga. Sekaligus bertekun Berdoa
untuk membentuk Pos PI (Pos Pekabaran Injil ) yang baru. selama 1 Tahun 10 bulan, hingga membentuk Pos PI (Pos Pekabaran Injil ) dan sekaligus memberikan nama Jemaat “ Imanuel” artinya “ Allah Beserta Kita” pada tanggal 13 Nopember 1976.
2. Pelayanan Gembala Frans Youw
Beliau menjadi Gembala Sidang Pos PI Jemaat Imanuel bukan orang baru bagi jemaat, sebab sebelumnya beliau bersama mantan pelayan hingga diangkat menjadi Gembala Sidang.
Dengan Latar belakang Pendidikan Gembala Frans Youw sebagai STP ( Sekolah Theologia Pertama ) di Keba Enarotali, setelah itu melanjutkan penginjilan di Nabire pada tahun 1976 , sistim pelayanan beliau di jemaat imanuel banyak memberikan penekanan tentang pertobatan hingga beliau sangat dekat dengan jemaatnya. Kemudian memasuki tahun 1978 beliau melanjutkan pendidikan ke sekolah STA ( Sekolah Theologia Atas ) di Nabire
3. Pelayanan Pendeta Lukas Edowai
Sesuai dengan latar belakang beliau sebagai Pendeta di salah satu Gereja di Dogimani ( Klasis Kamu Barat ) Maka gaya pelayanan serta pemberitaan Firman Tuhan matan, dimana beliau selalu memberikan penekanan tentang hal-hal yang baik dan yang jahat, sesuai dengan sikap dan tingka laku beliau yang sedikit rama - tama,
Namun pelayanan beliau hanya selama 3 tiga tahun tetapi jemaat pada saat itu merasakan betul pelayanan beliau. Kemudian kegiatan lain yang dilaksanakan oleh beliau bersama jemaat adalah mendirikan bangunan gedung gereja yang kedua yang berukuran 10 x 19 meter, yang dibuat dari bahan kayu buah beratap bobo
hingga selesai serta membentuk 3 kelompok pelayanan kebaktian / Rayon, kemudian memasuki tahun 1980 beliau mengakhiri masa Jabatan Gembala Sidang di Jemaat Imanuel dan beliau kembali ke Klasis Kamu Barat.
4. Pelayanan Pendeta Daud Iyai
Latar belakang beliau sebagai Guru STP ( Sekolah Theologia Pertama ) di Kebo Enarotali menjalan tahun ke empat beliau dinon aktifkan hingga pindak ke Nabire pada tahun 1980 Kemudian beliau terpilih menjadi Gembala Sidang Jemaat Imanuel. Dalam pelayanannya banyak memberikan didikan kebenaran Firman Tuhan kepada Jemaatnya sesuai dengan latar belakang beliau sebagai guru. disamping itu kegiatan lain yang dilaksanakan beliau adalah merencanakan pembangunan gedung gereja bersama jemaat dengan ukuran 15 x 24 meter, serta membentuk beberapa Organisasi dalam Jemaat dan menambah 2 kelompok pelayanan kebaktian keluarga / rayon. Masa Pelayanan di jemaat selama 2 dua periode hingga beliau terpilih menjadi Ketua Klasis Nabire pada periode tahun 1991 – 1994
5. Pelayanan Pendeta Yance Mote
Latar belakang pelayanan beliau adalah Gembala Sidang dikopo Klasis Paniai Enarotali,Jemaat mencalonkan beliau dalam pemilihan pelayanan di jemaat ,akhirnya beliau terpilih menjadi Gembala Sidang Jemaat Imanuel.
Beliau dalam melaksanakan pelayanannya, beliau selalu merendahkan diri untuk memberikan teladan kepada jemaatnya dalam menyampaikan Firman Tuhan pun selalu menekankan
tentang “Kesabaran,” kemudian langka awal beliau dalam kegiatan lainnya adalah menertibkan Administrasi Jemaat, disamping menyelesaikan pembangunan gedung gereja jemaat imanuel, selesai masa Jabatannya. Kemudian beliau terpilih untuk melayani di jemaat Maranatha Karang Tumartis.
6. Pelayanan Pendeta Thomas Degei
Tampilnya Pdt Thomas Degei sebagai Gembala Sidang Jemaat Imanuel. Bukanlah merupakan hal yang baru bagi beliau, sebab pengalaman dalam pelayanannya selalu dipimpin oleh Tuhan, hingga memiliki karunia pelayanan.
Latar belakang beliau adalah seorang pendeta yang pernah menduduki Jabatan Wakil Ketua Klasis Nabire, dan Gembala Sidang Jemaat Maranatha karang tumartis, kemudian beliau terpilih menjadi gembala sidang jemaat imanuel pada tahun 1996 dimana beliau menjabat selama satu tahun, disamping melaksanakan pelayanan rutin adalah beliau menyelesaikan surat garapan / pelepasan hak atas nama Gereja dengan berukuran 60 x 54, meter status tanah tersebut berasal dari Bpk Stepanus Dimara, hingga beliau terpilih menjadi Ketua Klasis Nabire.
7. Pelayanan Pendeta Marten Pigai & Gembala Yahya Tenouye
Kedua beliau termasuk orang yang menduduki jabatan Gembala Sidang Jemaat Imanuel, dengan latar belakang.
Pdt Marten Pigai beliau pernah menjabat sebagai Ketua Klasis Tigi di Waghete selama 2 periode. Kemudian beliau juga pernah menjalankan pelayanan di daerah klasis tigi dan klasis kamu, hingga
beliau pindah tugas ke nabire, memasuki tahun 1998 beliau terpilih sebagai Gembala Sidang Jemaat Imanuel Kampung Bouw Nabire,
Gembala Yahya Tenouye beliau pernah menjabat sebagai wakil Ketua Klasis Kebo Kabupaten Paniai. Dan beliau pindah untuk membuka Pos Pekabaran Injil di Klasis Nabire Distrik Teluk Kimi / samabusa. dan Beliau terpilih menjadi wakil Gembala di Jemaat
Imanuel dalam pelayanan dan kegiatan yang dilaksanakan oleh kedua beliau adalah :
- Pemekaran Kebaktian Keluarga Kali Bobo Menjadi Pos PI ( Pos Pekabaran Injil ) yang bernama jemaat Hosana Kali Bobo
- Mendata ulang anggota jemaat.
- Menetapkan 4 Kelompok Pelayanan Kebaktian Keluarga
- Melanjutkan Pembangunan Gedung Gereja .Hingga memasuki tahun 2002 maka Pdt Marten Pigai beliau terpilih menjadi Ketua Klasis Kabupaten Nabire Provensi Papua
- Dan Gembala Yahya Tenouye di lantik menjadi Pendeta
8. Pelayanan Pendeta Yahya Tenouye & Barnabas Boma
Sebelum Pdt Yahya Tenouye menjadi Gembala Sidang Jemaat Imanuel Beliau bukan orang baru di jemaat imanuel, sebab sebelumnya beliau menjabat sebagai wakil gembala di jemaat Imanuel, kemudian memasuki tahun 2002 beliau kembali menjadi Gembala Sidang Jemaat Imanuel.
Sebelum Gembala Barnabas Boma, terpilih menjadi Gembala Jemaat Imanuel Beliau adalah Tokoh Pembuka Jamaat Imanuel, dan beliau menjabat pada saat itu sebagai Pabri Polisi Artinya ( Polisi Pelayan ) dan beliau dilantik menjadi Pendeta.
Kondisi Geografis keadaan anggota menurut kelurahan / kampung tempat tinggalnya anggota jemaat imanuel
Tabel 1
Jumlah Kepala keluarga berdasarkan alamat
No | U r a i a n Kelurahan / Kampung | Jumlah KK |
1 | Kota Lama | 25 |
2 | Kali Bobo | 6 |
3 | Karang Tumartis | 12 |
4 | Kali Harapan | 6 |
5 | Karang Mulia | 9 |
6 | Oyehe | 19 |
7 | Sanoba | 5 |
8 | Kota Baru | 15 |
9 | Siriwini / KPR | 6 |
jumlah | 103 KK | |