Selasa, 30 Agustus 2011

SEJARAH SINGKAT GEREJA KINGMI JEMAAT IMANUEL NABIRE


Add caption

 
GEREJA KEMAH  INJIL (KINGMI) PAPUA
Akte Notaris Nomor 37 Tanggal 20 Juli 1973
Surat Keterangan Telah Terdaftar  dari  Dep  Agama R.I.No. E/VII/62/424/73
BADAN PENGURUS JEMAAT IMANUEL
KLASIS NABIRE
Alamat: Jalan,Imam bonjol No.03 Po .Box,  Kotak Pos 98811 Kelurahan Morgo
                                                                                                                         
                
SEJARAH  SINGKAT

1.    Sekilas sejarah  singkat  Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua (GKIP) Jemaat Imanuel  kampung bouw, Klasis  Nabire  pada tahun 1977, Kelompok Ibadah Keluarga Rayon Kota Lama, dijadikan Ibadah pos penginjilan di kampung bouw, dengan Gembalanya Frans Youw yang  sekarang beranggota beragama Islam. Pada  waktu itu anggota jemaat nya berasal dari Jemaat  Induk  Maranatha karang tumartis nabire
        Anggota  jemaat  yang  berpindah dari jemaat induk Maranatha adalah keluarga sebagai berikut : Fans Youw sebagai Gembala pertama, dengan anggota-anggota keluarga, Piter Muyapa, Yahya Mote, Yosia Giyai, Simon Kudiai, Timotius Mote, Barnabas  Boma,Manis Yogi,Piter  Agapa purnawirawan POLRI, Moses Agapa,Yunus  Mote, Simon Bunai dan keluarga Pilemon Douw. 
        Jemaat berpindah sejalan dengan membukanya sekolah minggu, dan Pemuda. karena berdasarkan program perencanaan Gereja dari induknya. Keadaan bangunan beratap  daun bobo.
        Pada  tahun 1978.   Ferans  Youw. membentuk badan persekutuan Pemuda dan anggota Jemaat memilih Martinus Pakage sebagai ketua Pemuda pertama. Setela itu Bpk Gembala Ferans Youw.  berpindah  dari Agama Kristen ke Agama Islam. Pada tahun 1978 diganti dengan Pendeta Lukas Edowai sebagai Gembala Sidang Jemaat Imanuel yang kedua dan menjabat selama 3 tiga tahun  yaitu  dari  tahun 1978 sampai dengan tahun 1981. setelah itu Pendeta Lukas Edowai kembali  ke kampung halamannya karena anak-anaknya  sakit dan pada tahun 1982 diganti dengan Pendeta Daud  Iyai. dan  Badan Persekutuan Pemuda Jemaat Imanuel juga diganti /dipilih. Berdasarkan suara banyak maka yang  terpilih  Wilem  Youw, sebagai ketua Pemuda kedua. dan  Badan Persekutuan Pemuda Jemaat Imanuel juga diganti /dipilih. Berdasarkan suara banyak maka yang  terpilih  Paulus Kotouki, sebagai ketua Pemuda ketiga. Setela itu Bpk Gembala Daud Iyai.   menjabat sebagai Gembala sidang Jemaat Imanuel  selama 9 sembilan tahun mulai tahun 1982 sampai dengan tahun 1991. dan pada tahun 1992  itu juga masa jabatan Badan Klasis berakhir dan   konfrensi  berlangsung untuk pemilihan, namun Bpk Pdt  Daud  Iyai terpilih menjadi Ketua  Klasis  Kabupaten  Nabire.  setela itu jemaat imanuel  selama 3 tiga bulan  tidak ada Gembala yang melayani, 
        Pada tahun 1992 dengan lowongan  tempat  pelayanan pada jemaat imanuel maka Badan Majelis dan anggota jemaat mengambil suatu keputusan untuk memberikan surat panggilan  pelayanan kepada Bapak Pendeta Yance  Mote, yang  sedang melayani di jemaat Kepas Kapo Klasis  Weyadide kelompok Yosua di kabupaten  paniai enarotali. Berdasarkan surat  panggilan  dari jemaat Imanuel tersebut maka Pdt Yance Mote bersedia untuk Pindah tugas ke klasis Nabire, dan Jemaat Imanuel memberikan dana untuk membiayai  perjalanan  dengan  keluarganya dari paniai ke  nabire. dan  Pdt  Yance  Mote, dan  Badan Persekutuan Pemuda Jemaat Imanuel juga diganti /dipilih. Berdasarkan suara banyak maka yang  terpilih  Wilem  Youw, sebagai ketua Pemuda kedua. Setela itu Pdt  Yance  Mote melayani jemaat  imanuel dari  tahun 1992 sampai dengan Pada tahun  1995, namun, karena hidup tidak dapat memadai keluarga sehingga dapat berpindah alamat ke Gereja Maranatha Nabire tanpa  alasan / izin kepada jemaat  imanuel,
        Pada tahun 1996 selama 1 satu bulan  Jemaat  Imanuel  tidak ada Gembala yang melayani,  maka rapat badan Majelis dan Anggota Jemaat Imanuel dalam rapat tersebut ditetapkan  untuk pengisian lowongan yang ditinggalkan oleh Pdt Yance  Mote ,dapat diisi  oleh Pendeta yang siap melayani Kristus diladang nya yaitu Pdt Thomas  Degei. Ia melayani di jemaat selama 1 satu tahun yaitu  1996 sampai dengan 1997 dan pada tahun 1997  itu juga masa jabatan Badan Klasis berakhir dan   konfrensi  berlangsung untuk pemilihan, namun Bpk Pdt  Thomas  Degei terpilih menjadi Ketua  Klasis  Kabupaten  Nabire.
        Pada tahun 1997 dengan lowongan  tempat  pelayanan pada jemaat imanuel maka Badan Majelis dan anggota jemaat mengambil suatu keputusan untuk memberikan surat panggilan  pelayanan kepada kedua Pendeta (Pdt Marten Pigai, dan Gembala Yahya Tenouye ) Pdt Marten Pigai yang  sedang melayani tugas sebagai Ketua Klasis  Tigi  Barat di kabupaten  paniai. Berdasarkan surat  panggilan  dari jemaat Imanuel tersebut maka Pdt Marten Pigai bersedia untuk Pindah tugas ke klasis Nabire, dan Jemaat Imanuel memberikan dana untuk membiayai  perjalanan  dengan  keluarganya dari paniai ke  nabire. dan Bapak Gembala Yahya Tenouye yang sedang  tugas melayani di jemaat samabusa,   bersedia untuk Pindah tugas ke Jemaat Imanuel maka jemaat memberikan dana untuk membiayai  perjalanan  dengan  keluarganya. dan  Pdt  Marten Pigai dan Gembala Yahya Tenouye melayani jemaat  imanuel dari  tahun 1998 sampai dengan tahun  2002.
         Dan pada tahun 2002  itu juga masa jabatan Badan Klasis berakir dan   konfrensi  berlangsung untuk pemilihan, namun Bpk Pdt  Marten Pigai  terpilih menjadi Ketua  Klasis  Kabupaten  Nabire
        Pada tahun 2002 dengan lowongan  tempat  pelayanan pada jemaat imanuel maka Badan Majelis dan anggota jemaat mengambil suatu keputusan untuk pemilihan Pendeta dan Gembala  jemaat mencalonkan  ada 3 tiga orang  pendeta dan 2 dua orang Gembala maka yang terpilih Bpk Pdt Yahya Tenouye dan Bpk  Gembala Barnabas Boma sampai saat ini sedang melayani  di Jemaat Imanuel
        Pelayanan pada Jemaat Imanuel silih berganti namun jemaat  dapat bertambah  terus  baik  melalui penambahan jemaat maupun secara pertumbuhan  rohani, sehingga, secara khusus peneliti meneliti bagaimana keadaan pertumbuhan rohani anak yang relevan pada  jemaat Imanuel pada tahun  2009 – 2010.
        Sejak terpisahnya Kelompok Pelayanan Kebaktian Keluarga Kota Lama dari Jemaat Induk Maranatha sampai menjadi Jemaat Imanuel hingga saat ini. adapun yang pernah menduduki jabatan Pendeta & Gembala / Pelayanan dalam jemaat  imanuel adalah sebagai berikut :

1.
Pelayanan Secara Kelompok/Rayon
Periode
1975 - 1976
2
Gembala  Frans      Youw
Periode
1977 – 1978
3
Pendeta   Lukas      Edowai
Periode
1978 – 1981
4
Pendeta   Daud       Iyai
Periode
1982 – 1991
5
Pendeta   Yance     Mote
Periode
1992 – 1995
6
Pendeta   Thomas  Degei
Periode
1996 – 1997
7

Pendeta   Marten    Pigai   &
Gembala  Yahya     Tenouye
Periode
1998 – 2002

8
Pendeta    Yahya    Tenouye  &
Pendeta   Barnabas   Boma
Periode
2003 –sekarang
1.   Dalam kurung waktu  33 Tahun (1975 – 2009 )  Pelayanan di Jemaat            Dari  (Kelompok Pelayanan Kebaktian Keluarga Kota Lama,dulu) telah dipimpin dan dilayani oleh 9 pelayan / Pendeta & Gembala.
                             
                Dari  9 Pendeta / Gembala tersebut tentunya semua memiliki komitmen untuk melayani  Jemaat dalam rangka mencari jiwa yang hilang untuk mendapatkan keselamatan  dari Tuhan Yesus Kristus.  terlepas dari segala kekurangan sebagai kodrat dari setiap manusia  dan bukan maksud membandingkan pelayanan dari setiap Gembala / Pelayanan yang pernah melayani di jemaat imanuel tetapi malahan untuk mengetahui  sejarah pelayanan  dalam  jemaat imanuel, maka uraian dibawah ini hanya  sekedar  memberikan sedikit Gambaran tentang sejarah dan pelayanan kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap pemimpin / Gembala Sidang pada masa periodenya  adalah  sebagai berikut  :
                 Kelompok Kebaktian Keluarga / Rayon Kota Lama  Pelayanan Cabang dari Gereja Induk Maranatha : Ev Frans  Youw, di Bantu dengan kedua Pabri Polisi artinya Polisi  Pelayan  Bpk Barnabas  Boma dan Bpk Yosia  Giyai  Tahun 1975 – 1976
                                 
Ketiga beliau adalah pelayan pertama di jemaat imanuel pada waktu itu status Gereja disebut  sebagai Kelompok Pelayanan Kebaktian Keluarga Rayon Kota Lama Cabang dari Gereja Induk Maranatha, Sebagai Pelayanan  suatu kelompok Ibadah yang baru di buka tentu banyak menghadapi tantangan dan  kendala dalam pelayanan  yang direntesnya karena  terbatasnya pula sarana dan prasarana serta personil / anggotanya, tetapi mereka melayani dengan jiwa yang besar selama menjalankan tugas  pelayanan dalam kelompok kebaktian keluarga. Sekaligus bertekun Berdoa


untuk membentuk Pos PI (Pos  Pekabaran Injil )  yang baru. selama  1 Tahun 10  bulan, hingga membentuk Pos PI (Pos  Pekabaran Injil ) dan sekaligus memberikan nama Jemaat “ Imanuel”  artinya “ Allah Beserta Kita”  pada  tanggal 13 Nopember 1976.
     
               2.   Pelayanan Gembala Frans  Youw
                              Beliau menjadi Gembala Sidang Pos PI Jemaat Imanuel  bukan orang baru bagi jemaat, sebab  sebelumnya beliau  bersama mantan pelayan hingga diangkat menjadi Gembala Sidang.
                              Dengan  Latar belakang  Pendidikan Gembala Frans  Youw sebagai  STP ( Sekolah Theologia Pertama ) di Keba Enarotali, setelah itu melanjutkan penginjilan di Nabire pada  tahun 1976 ,  sistim pelayanan beliau  di jemaat imanuel banyak memberikan penekanan tentang pertobatan hingga beliau sangat dekat dengan jemaatnya. Kemudian  memasuki  tahun 1978 beliau melanjutkan pendidikan ke sekolah STA  ( Sekolah Theologia Atas ) di Nabire
               3.   Pelayanan  Pendeta  Lukas  Edowai
                              Sesuai dengan latar belakang  beliau sebagai Pendeta di salah satu Gereja di Dogimani ( Klasis Kamu Barat ) Maka gaya pelayanan serta pemberitaan Firman Tuhan matan, dimana beliau selalu memberikan penekanan tentang hal-hal yang baik dan yang jahat, sesuai dengan sikap dan tingka laku beliau yang sedikit rama - tama,
                              Namun pelayanan beliau hanya selama  3 tiga  tahun tetapi jemaat pada saat itu merasakan betul  pelayanan beliau. Kemudian kegiatan lain yang dilaksanakan oleh  beliau  bersama jemaat adalah mendirikan bangunan gedung  gereja yang  kedua yang berukuran  10 x 19 meter, yang dibuat dari bahan kayu buah beratap bobo

                        hingga selesai serta membentuk 3 kelompok  pelayanan kebaktian / Rayon, kemudian memasuki tahun  1980 beliau  mengakhiri  masa Jabatan  Gembala  Sidang di Jemaat Imanuel dan beliau kembali ke Klasis Kamu Barat.

               4.   Pelayanan  Pendeta  Daud  Iyai   
                              Latar belakang  beliau sebagai Guru STP ( Sekolah Theologia Pertama )  di Kebo Enarotali menjalan tahun ke empat beliau dinon aktifkan hingga pindak ke Nabire pada tahun 1980 Kemudian beliau terpilih menjadi Gembala Sidang Jemaat Imanuel. Dalam pelayanannya banyak memberikan didikan kebenaran Firman Tuhan kepada Jemaatnya  sesuai dengan latar belakang beliau sebagai guru. disamping itu kegiatan lain yang dilaksanakan beliau adalah merencanakan pembangunan gedung gereja bersama jemaat dengan ukuran  15 x  24 meter,  serta  membentuk beberapa  Organisasi dalam Jemaat  dan  menambah  2 kelompok pelayanan kebaktian keluarga / rayon. Masa Pelayanan di jemaat selama 2 dua periode hingga beliau  terpilih menjadi Ketua Klasis Nabire pada periode tahun  1991 – 1994


                  5.   Pelayanan  Pendeta  Yance  Mote
                              Latar belakang pelayanan beliau adalah Gembala Sidang dikopo Klasis Paniai Enarotali,Jemaat mencalonkan  beliau dalam pemilihan pelayanan  di jemaat ,akhirnya  beliau  terpilih menjadi Gembala Sidang Jemaat  Imanuel.  
                              Beliau  dalam melaksanakan pelayanannya, beliau  selalu merendahkan diri  untuk memberikan  teladan kepada jemaatnya  dalam menyampaikan  Firman Tuhan pun  selalu menekankan

                        tentang  “Kesabaran,”  kemudian  langka  awal beliau dalam kegiatan lainnya adalah  menertibkan  Administrasi Jemaat, disamping menyelesaikan pembangunan gedung  gereja jemaat  imanuel, selesai masa Jabatannya. Kemudian beliau terpilih  untuk melayani di jemaat  Maranatha Karang Tumartis.

                  6.   Pelayanan Pendeta  Thomas  Degei
                              Tampilnya Pdt Thomas  Degei  sebagai Gembala Sidang Jemaat Imanuel. Bukanlah merupakan hal yang baru bagi beliau, sebab pengalaman dalam pelayanannya selalu dipimpin oleh Tuhan, hingga memiliki karunia pelayanan.
                              Latar belakang  beliau adalah seorang pendeta yang pernah menduduki Jabatan Wakil Ketua Klasis Nabire, dan Gembala Sidang Jemaat Maranatha karang tumartis, kemudian  beliau terpilih menjadi gembala sidang jemaat imanuel  pada  tahun 1996 dimana beliau menjabat selama satu tahun, disamping melaksanakan pelayanan  rutin  adalah beliau menyelesaikan surat garapan / pelepasan hak atas nama Gereja dengan berukuran  60 x 54, meter status tanah tersebut  berasal dari Bpk Stepanus  Dimara, hingga beliau terpilih menjadi Ketua  Klasis  Nabire.

                  7.   Pelayanan Pendeta  Marten  Pigai & Gembala Yahya Tenouye
                              Kedua beliau termasuk  orang yang menduduki jabatan Gembala Sidang Jemaat  Imanuel, dengan latar belakang.
                              Pdt  Marten Pigai beliau pernah menjabat sebagai Ketua Klasis Tigi di Waghete selama 2 periode. Kemudian beliau juga pernah menjalankan pelayanan di daerah klasis tigi dan klasis kamu, hingga
                        beliau pindah tugas ke nabire, memasuki  tahun 1998  beliau terpilih sebagai Gembala Sidang Jemaat Imanuel Kampung Bouw Nabire,

                              Gembala Yahya  Tenouye beliau pernah menjabat sebagai wakil Ketua  Klasis Kebo Kabupaten Paniai. Dan beliau pindah untuk membuka Pos Pekabaran Injil di Klasis Nabire Distrik Teluk Kimi / samabusa. dan  Beliau terpilih menjadi wakil Gembala di Jemaat
                        Imanuel dalam  pelayanan  dan kegiatan yang dilaksanakan oleh kedua beliau adalah :
                         
                  -     Pemekaran Kebaktian Keluarga Kali Bobo Menjadi Pos PI ( Pos Pekabaran Injil ) yang bernama  jemaat Hosana Kali Bobo
                  -     Mendata ulang anggota  jemaat.
                  -     Menetapkan 4 Kelompok Pelayanan Kebaktian Keluarga
                  -     Melanjutkan Pembangunan Gedung Gereja           .Hingga memasuki tahun 2002  maka Pdt Marten Pigai beliau terpilih menjadi Ketua  Klasis Kabupaten  Nabire  Provensi Papua
                  -     Dan Gembala Yahya Tenouye di lantik menjadi Pendeta

            8.   Pelayanan Pendeta Yahya Tenouye & Barnabas  Boma
                       Sebelum Pdt  Yahya Tenouye  menjadi Gembala Sidang Jemaat Imanuel Beliau bukan orang baru di jemaat imanuel, sebab sebelumnya  beliau menjabat  sebagai wakil gembala di jemaat Imanuel, kemudian memasuki tahun 2002 beliau kembali menjadi Gembala Sidang Jemaat Imanuel.

                        Sebelum Gembala Barnabas  Boma, terpilih menjadi Gembala Jemaat Imanuel Beliau adalah Tokoh Pembuka Jamaat Imanuel, dan beliau menjabat pada saat itu sebagai Pabri Polisi Artinya  ( Polisi Pelayan ) dan beliau dilantik menjadi Pendeta.
           
            Kondisi Geografis  keadaan  anggota menurut  kelurahan / kampung tempat  tinggalnya  anggota  jemaat  imanuel

Tabel    1
Jumlah Kepala  keluarga berdasarkan  alamat


No
U r a i a n
Kelurahan / Kampung

Jumlah  KK
1
Kota       Lama
25
2
Kali         Bobo
6
3
Karang   Tumartis
12
4
Kali         Harapan
6
5
Karang   Mulia
9
6
Oyehe
19
7
Sanoba
5
8
Kota        Baru
15
9
Siriwini  / KPR
6
jumlah
103  KK